Ditemukan 973 Kasus Baru Corona, IDI: Tes Covid-19 Semakin Baik – Okezone

JAKARTA – Anggota Dewan Pertimbangan Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Zaenal Abidin menilai terjadinya penemuan lonjakan kasus baru yang sangat signifikan dan jadi rekor tertinggi sejak corona ditemukan di Tanah Air yakni 973 orang, karena pemerintah mulai melakukan tes secara massif. Alhasil, kini tren peningkatan orang pengidap Covid-19 mulai nampak ke publik.

“Saya juga dengar (terjadi lonjakan kasus baru) karena pemeriksan (Covid-19) makin baik,” kata Zaenal kepada Okezone, Jumat (22/5/2020).

Meski begitu, lanjut dia, pemerintah juga harus terus mewaspadai penyebaran mata rantai Covid-19 agar tak kian meluas. Salah satu caranya ialah tak henti-hentinya mengimbau kepada masyarakat yang hendak pergi ke luar rumah agar memperhatikan protokol kesehatan.

“Tapi menurut saya tetap perlu diwaspadai dampak dari isu pelonggaran (PSBB). Sehingga masyarakat banyak ke mall dan pasar untuk belanja tanpa peduli protokol kesehatan,” ujarnya.

Menurut dia, selama vaksin corona belum ditemukan, solusi terbaik agar tidak terpapar Covid-19 adalah disiplin mematuhi anjuran dari pemerintah terkait protokol kesehatan pencegahan penyebaranncirus corona.

“Belum ada cara lain. Sebab vaksin belum ada. Mari kita patuhi pidato Pak Presiden tentang PSBB yang selalu ditayangkan di TV. Para pembatu Presiden mulai dari menteri, gubernur, sampai apatur paling bawah harus taat,” ujarnya.

Sebelumnya, jumlah warga yang positif terinfeksi virus corona atau Covid-19 di Indonesia hingga, kemarin sore, terkonfirmasi 20.162 orang. Ada penambahan kasus baru yang sangat signifikan dan jadi rekor tertinggi sejak corona ditemukan di Tanah Air yakni 973 orang.

“Hari ini meningkat 973 orang. Peningkatan ini luar biasa dan peningkatan inilah yang tertinggi,” kata Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto dalam konferensi pers disiarkan langsung dari Graha Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Jakarta.

Sementara pasien sembuh dari corona di Indonesia menjadi 4.838 setelah ada penambahan 263 orang dan kasus meninggal menjadi 1.278 dengan penambahan 36 orang.

(kha)

News Reporter

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

X