Update Corona Global, Senin 18 Mei 2020 – TINTAHIJAU.com

Pandemi COVID-19 masih menjadi ancaman bagi kesehatan secara world, kemunculannya pada akhir tahun 2019 hingga saat ini terus memakan korban.

Kini beberapa negara telah melewati masa puncak pandemi dan angka kasus baru telah melandai dan mulai menurun.

Di negara lainnya, masih atau bahkan baru memulai puncak pandemi COVID-19 dengan knowledge kasus baru yang tinggi.

BACA JUGA:
Ridwan Kamil Terapkan 5 Stage Kewaspadaan Pasca Evaluasi PSBB di Jabar
Diingatkan untuk Gunakan Masker, Pria Ini Marah-marah Pada Sekuriti Financial institution
Petugas Bubarkan Paksa Ribuan Warga yang Berbelanja di Grocery store
H-2 PSBB Berakhir, Warga Subang Jejali Pasar Tradisional dan Toko Baju

Whole kasus positif COVID-19 yang telah menginjak angka 4,7 juta ini telah mewabah di 213 negara di dunia.

Dikutip dari laman World o Meters through Pikiran-Rakyat.com, per Senin, 18 Mei 2020, jumlah complete kasus di dunia mencapai angka 4.796.714 orang positif COVID-19.

Tercatat telah terjadi penambahan kasus baru sekiranya, 79.705 pasien positif dari 213 negara tersebut.

Dari complete kasus di dunia, pada Senin, 18 Mei 2020, terkonfirmasi 316.434 kematian akibat virus corona dan sudah 1.849.628 pasien yang dinyatakan sembuh.

Amerika Serikat (AS) masih menduduki peringkat pertama sebagai negara dengan complete kasus positif COVID-19 tertinggi.

Negara yang dipimpin oleh Presiden Donald Trump ini, telah mengonfirmasi sebanyak 18.408 kasus baru, sehingga totalnya sampai hari ini mencapai 1.526.181.

Whole kasus dengan kematian di AS pun masih menjadi yang tebanyak di dunia, tercatat ada 818 penambahan, sehingga menjadi 90.931 orang yang meninggal dunia, sedangkan pasien yang telah dinyatakan sembuh sudah mencapai 344.911.

Di posisi kedua ditempati oleh Rusia, negara yang memiliki complete kasus tertinggi di Benua Eropa.

Rusia mencatat 9.709 kasus baru menjadi complete 281.752 pasien positif COVID-19.

Dari complete kasus, Negara Rusia mencatat 94 kematian sehingga complete mencapai 9.709 orang meninggal dunia, dan setidaknya sudah 67.373 pasien yang telah dinyatakan sembuh.

Kemudian menempati posisi ketiga Negara Spanyol mengonfirmasi 1.214 penambahan baru menjadi complete 277.219 kasus, tercatat 27.650 kematian dan 195.945 orang yang telah dinyatakan sembuh.

Lalu Inggris, yang mencatat 3.534 kasus baru sehingga complete menjadi 243.639 dengan 34.636 kematian akibat virus corona dan hingga saat ini masih belum diketahui berapa banyak pasien yang sudah sembuh.

Kemudian ada Brazil yang telah mengonfirmasi 7.938 pasien baru, menjadi complete 241.080 kasus positif, dengan 16.118 kematian dan sudah 89.672 orang yang dinyatakan sembuh.

AS dan Eropa masih menjadi senter wabah virus corona di dunia.

Saat ini Turki yan telah masuk dalam 10 besar menjadi negara dengan complete kasus terbanyak di benua Asia mencapai angka 149.435 dengan 4.140 kematian, dan sudah ada 109.962 orang telah dinyatakan sembuh dari virus corona.

Negeri Tirai Bambu, Tiongkok juga kembali mengonfirmasi kasus baru setelah alami penyebaran gelombang kedua yakni sebanyak 6 orang menjadi complete 82.947, dengan 4.633 kematian dan sudah 78.227 pasien yang dinyatakan sembuh.

Sedangkan di Benua Asia Tenggara sendiri, Singapura telah mencatat complete kasus tertinggi mencapai 28.038 dengan penambahan 682 pasien positif, terkonfirmasi 22 kematian dan sudah 9.340 orang yang dinyatakan sembuh.

Kemudian Indonesia yang berada di urutan 33, mengonfirmasi 489 kasus baru menjadi complete 17.514 dengan 1.148 kematian dan sudah ada 2.129 pasien yang dinyatakan sembuh.

Berdasarkan knowledge tersebut, tampak benua Amerika dan Eropa mengalami kembali pelonjakan kasus setelah sebelumnya sempat melandai bahkan berangsur turun.

Pandemi COVID-19 tampaknya masih mengancam kesehatan di dunia, meskipun angka kesembuhan lebih tinggi jika dibandingkan dengan kematian.

Sumber: Pikiran-Rakyat.com | Foto: Ilustrasi Corona

FOLLOW SOCMED:
FB & IG: TINTAHIJAUcom
IG & YT: TINTAHIJAUcom
E-mail: Alamat electronic mail ini dilindungi dari robotic spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya.

News Reporter

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

X