WhatsApp Android Bisa Masuk Messenger Rooms – Medcom ID

Jakarta: Fb meluncurkan Messenger Rooms pada bulan April lalu, dan telah dapat mulai tersedia di sejumlah perangkat sejak beberapa hari lalu. Dan kini, Fb Messenger Rooms diintegrasikan pada aplikasi WhatsApp.

 

Menurut laporan
WABetaInfo, Fb telah mengintegrasikan Messenger Rooms pada WhatsApp versi Android dengan beta 2.20.163.
Replace ini menghadirkan opsi Room baru pada menu Share di dalam percakapan.

 

Opsi ini akan mengarahkan pengguna ke Messenger untuk menciptakan ruangan yang dapat dimanfaatkan untuk melakukan panggilan video dengan hingga 50 partisipan.
Shortcut untuk menciptakan Messenger Room juga tersedia di sisi lain dari WhatsApp, seperti tab Calls.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Fitur tersebut saat ini hanya tersedia pada sejumlah terbatas pengguna versi beta di beberapa negara, termasuk Amerika Serikat, dan jangkauan ketersediaan fitur ini diperkirakan akan diperluas ke lebih banyak negara.

 

Sebelumnya, pihak WhatsApp baru saja mengumumkan bahwa replace di fitur video name berupa peningkatan jumlah peserta dalam panggilan video hingga delapan orang sekaligus sudah dirilis world.

 

Melalui informasi yang dibagikan WhatsApp, disebutkan bahwa kehadiran fitur ini demi menunjang komunikasi digital di tengah pandemi Covid-19 atau virus Korona.

 

Dengan demikian, fitur ini sengaja dihadirkan untuk menyediakan media komunikasi yang lebih baik. Fitur terbaru ini merupakan peningkatan dari versi sebelumnya yang hanya mendukung empat orang peserta sekaligus.

 

Sementara itu, beberapa minggu belakangan banyak pengguna WhatsApp yang mengalami kasus aplikasi mereka keluar alias
logout. Mereka akan menerima notifikasi bahwa nomor yang digunakan tidak lagi terdaftar di WhatsApp dan harus memilih melakukan verifikasi atau oke menerimanya begitu saja.

 

Padahal, notifikasi ini berarti akun WhatsApp Anda baru saja dibajak dan mencoba diakses oleh pengguna tidak dikenal di perangkat lain. Kasus pembajakan ini terjadi bukan karena alasan perangkat.

 

Menurut pakar keamanan siber Vaksin.com, Alfons Tanujaya hal ini terjadi karena korban menjadi korban penipuan aplikasi atau layanan yang sebenarnya sudah disusupi oleh aplikasi tertentu oleh peretas.

 


(MMI)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *