WHO Kembali Temukan Gejala Baru Covid-19: Kesulitan Bicara dan Bergerak, hingga Halusinasi – Tribun Palu

TRIBUNPALU.COM – Kasus Covid-19 di dunia semakin hari semakin meningkat.

Setiap pasien Covid-19 memiliki gejal yang berbeda-beda.

Terbaru WHO peringatkan gejala baru virus corona.

Selama ini, yang menjadi gejala utama Covid-19 antara lain demam tinggi dan gangguan pernapasan.

Namun, WHO telah menemukan gejala baru yang terjadi pada penderita virus corona, seperti diberitakan Metro, Senin (18/5/2020).

Gejala baru itu adalah kesulitan berbicara dan bergerak.

“Sebagian besar orang yang terinfeksi virus COVID-19 akan mengalami penyakit pernapasan ringan hingga sedang dan sembuh tanpa memerlukan perawatan khusus,” kata pihak WHO.

WHO Catat Lonjakan Kasus Virus Corona World: 106 Ribu Kasus dalam Sehari

Whole Kasus Virus Corona World Capai 5 Juta, 12 Negara Catat Lebih dari 100 Ribu Kasus

ILUSTRASI - Staf medis di Mulhouse, tempat Prancis pertama kali mendeteksi lonjakan kasus, memindahkan seorang pasien ke rumah sakit. Foto: AFP
ILUSTRASI – Staf medis di Mulhouse, tempat Prancis pertama kali mendeteksi lonjakan kasus, memindahkan seorang pasien ke rumah sakit. Foto: AFP (AFP by way of SCMP)

“Adapun gejala Covid-19 yang lebih serius antara lain, kesulitan bernafas atau sesak napas, nyeri atau tekanan di dada, kehilangan kemampuan berbicara atau bergerak,” lanjutnya.

Para ilmuwan telah memperingatkan kesulitan dalam bicara bisa menjadi dampak coronavirus pada kesehatan psychological.

Sementara peneliti di Orygen dan La Trobe College, di Melbourne, melaporkan beberapa pasien telah mengalami episode psikotik sebagai akibat dari virus.

Dr Ellie Brown, penulis utama studi ini, menggambarkan Covid-19 sebagai pengalaman yang membuat stres bagi semua orang, terutama mereka yang memiliki kebutuhan kompleks.

News Reporter

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

X